Review Film Cek Toko Sebelah 2

copywriter
09 Jan 2023
Review Film Cek Toko Sebelah 2

Notifikasi: Review Film Cek Toko Sebelah 2 bisa mengandung spoiler bagi kamu yang belum nonton. Apabila tidak suka dengan bocorannya, bisa langsung skip aja.

Satu tahun pasca debutnya sebagai sutradara dalam film ‘Ngenest’ tahun 2015 lalu, Ernest Prakasa kembali merilis film kedua sebagai sutradara berjudul ‘Cek Toko Sebelah’ pada 2016.

Film yang bertemakan keluarga berdarah China di Indonesia tersebut boleh terbilang sukses. Bahkan mampu naik sebagai film Indonesia ke-4 paling laris pada 2016. Tidak heran bahwa Ernest serta Starvision Plus langsung menggarap sekuel dengan judul ‘Cek Toko Sebelah 2’.

Selain bertindak sebagai sutradara, Ernest juga ikut berperan menjadi penulis naskah film sekuelnya ini yang terbantu oleh sang istri, Meira Anastasia. Ernest dalam film ini kembali menjadi Erwin, yakni karakter utama dalam seri Cek Toko Sebelah.

Selain komika tersebut, Cek Toko Sebelah 2 di bintangi oleh beberapa artis lain. Seperti Dion Wiyoko, Laura Basuki, Chew Kin Wah, Adinia Wirasti, serta aktor terkenal lainnya.

Meskipun rilis 6 tahun silam pasca film pertama, namun sekuel yang satu ini berlatar belakang hanya sebulan selepas film pertama.

Jadi, jalan cerita film Cek Toko Sebelah 2 tetap berlatar di tahun 2016. Dalam film tersebut, keluarga Koh Afuk menemui masalah baru. Dia menginginkan Ayu dan Yohan untuk segera mempunyai momongan.

Tapi, keduanya merasa jika pilihan memiliki anak harus ada komitmen yang serius dan Ayu serta Yohan sebetulnya belum terlalu siap menghadapinya. Sementara itu, Erwin sendiri menemui masalah saat ingin menikah dengan Natalie.

Review Film Cek Toko Sebelah 2 (Masalah Baru Koh Afuk yang Semakin Rumit)

Filmnya yang pertama, Cek Toko Sebelah, mengisahkan Koh Afuk yang mengalami masalah saat dia bersikukuh ingin mewariskan toko miliknya ke Erwin. Boleh terbilang bahwa hubungan antara Koh Afuk dengan kedua anaknya jadi percecokan utama di film pertama. Akan tetapi, dalam film Cek Toko Sebelah 2 ini justru menawarkan konflik lebih rumit ketimbang film pertama.

Memang, Cek Toko Sebelah 2 ini kembali memberikan pertikaian mengenai hubungan milik Koh Afuk beserta kedua anaknya. Tapi yang menjadi perbedaannya ialah, Yohan dan Erwin juga ikut mendapat masalah tambahan. Koh Afuk ingin cucu dari Ayu dan Yohan, sementara itu Erwin memiliki kendala tersendiri untuk memperoleh restu dari ibu Laura.

Kedua masalah yang terasakan oleh Erwin dan Yohan juga mampu membuka beberapa hal yang tidak sempat terkuak dalam film pertama. Mulai dari bagaimana Erwin bertemu dengan Natalie, masa lalu Ayu, sampai latar belakang seluruh anggota keluarga Natalie.

Namun kamu jangan cemas kalau konflik yang di tawarkan di review film Cek Toko Sebelah 2 terlalu banyak. Pasalnya, seluruh konflik di atas sudah tersusun dengan sangat rapi sampai akhirnya sanggup mendamaikan seluruh karaktar dalam filmnya.

Komedi yang Tertutupi oleh Kuatnya Elemen Emosional

Bagi kamu yang sebelumnya sudah nonton film Cek Toko Sebelah pertama pasti paham betul kalau film itu di bintangi oleh beberapa komika.

Sehingga hal ini tersebut membuat komedi di filmnya terus menonjol meski memiliki pesan cerita yang begitu mendalam. Seperti pada film pertama, para penonton akan menemui banyak sekali momen kocak pada Cek Toko Sebelah 2.

Hanya saja apabila bandingkan di film pertama, sisi drama pada Cek Toko Sebelah 2 ini jauh lebih terlihat ketimbang elemen komedi. Menyusul cekcok yang ditawarkan juga lebih rumit, pilihan untuk bis menonjolkan drama dalam Cek Toko Sebelah 2 menjadi hal yang sangat tepat. Para penonton akan di bikin lebih paham serta merasakan sejumlah masalah yang menghinggapi setiap pemain.

Meski masih menghadirkan marga China sebagai pemain utama, namun konflik yang di tawarkan di review film Cek Toko Sebelah 2 dirasa jauh lebih relate bagi keluarga Indonesia.

Tidak hanya turut merasakan bagaimana masalah dari tiap pemain, para penonton bisa juga mera semakin terhubung dengan sejumlah masalah yang di tawarkan dalam film ini. Intinya adalah, penempatan jatah komedi dan drama di film Cek Toko Sebelah 2 ada secara tepat dan imbang.

Harmoni yang Hadir Dari Seluruh Karakter

Kebanyakan pemain di film Cek Toko Sebelah kembali manggung di sekuelnya. Meski memerankan karakter serupa, namun semua pemain sanggup menunjukkan sisi terbaru dari masing-masing watak.

Nah, diantara semua pemain filmm pertama yang balik lagi ke dalam sekuelnya seperti Adinia Wirasti [Ayu], dan Dion Wiyoko [Yohan] sukses menunjukkan sisi lain yang sangat berbeda dari wataknya.

Di film Cek Toko Sebelah, watak Yohan hadir dengan penuh kesedihan dan beban lantaran merasa tak pernah dianggap ada oleh Koh Afuk. Tetapi pada film kedua, Dion menunjukkan bahwa Yohan lebih humoris dan juga ceria.

Sementara itu, Adinia sukses menawarkan momen emosional untuk Ayu yang sanggup membuat para penonton ikut terharu hingga menangis.

Maya Hasan dan Laura Basuki yang baru masuk di Cek Toko Sebelah ikut memberikan peran yang sangat mencuri perhatian penonton. Kedua pemain ini datang sebagai abu serta anak yang di penuhi oleh konflik.

Sangat kental terasa bagaimana perlindungan ibu Agnes terhadap Natalie, bahkan di setiap tetek-bengek persiapan pernikahan seluruhnya ada di tanggung jawab si ibu. Hal itu memang cukup menimbulkan perdebatan dan membuat calon pengantin merasa terkekang dengan semua kemauan dari ibu Agnes.

Ibu Agnes yang di bintangi oleh Maya Hasin tampil dengan menjiwai perannya. Dia begitu menghayati wataknya dengan sungguh-sungguh sehingga menunjukkan penjiwaan yang piawai.

Tidak harus ada seorang ibu yang ngotot dan marah-marah,hanya dengan lewat tutur kata lebih tapi tegas, dia sanggup menebarkan aura yang sangat kuat dan tak mampu dibantah oleh siapapun.

Bikin Penonton Gemes

Selain para penonton dibikin gemas, Maya dan Laura di review film Cek Toko Sebelah 2 menunjukkan karakter yang emosional. Dengan akting yang sarat akan percekcokan tersebut, penonton dibuat mengerti bagaimana jalannya konflik yang diberikan.

Balik lagi ke Ernest, dia sukses menanggalkan ‘kutukan’ dengan memberikan sekuel yang dinilai jauh lebih baik ketimbang film pertama.

Meski jalan ceritanya lebih semosional, tapi film Cek Toko Sebelah 2 tidak sampai kehilangan identitasnya sebagai tayangan komedi. Belum lagi seluruh aktor disini sanggup membuat keselarasan yang mampu menguatkan pesan yang terkandung dalam film.

Film Cek Toko Sebelah 2 muncul dengan jalan cerita yang lebih padat dan juga kuat ketimbang film pertama. Walau banyak sekali konflik yang ada di film ini, tapi semuanya mampu terselesaikan dengan cara yang adem.

Selain itu juga, sisi komedi yang ada memang tak sebanyak di film Cek Toko Sebelah, namun kedatangannya tetap jadi penghibur di tengah-tengah percekcokan yang selalu tersaji. Para aktor pun juga saling menguatkan dengan memberi penjiwaan yang sangat mumpuni, terutama bagi Maya Hasan dan Laura Basuki.

Rilis bertepatan dengan liburan sekolah, review film Cek Toko Sebelah 2 sangat cocok kamu tonton beramai-ramai.

Comments