Review Film Hero 2023

copywriter
13 Jan 2023
Review Film Hero 2023

Notif: Review film Hero dalam ulasan kali ini mengandung sedikit spoiler. Jadi, untuk kamu yang tidak suka dengan bocoran mending skip dulu, ya.

Hero merupakan drama musikal yang menjadi biopik Ahn Jung Geun, yakni pejuang dan aktivis kemerdekaan Korea di abad 20-an.

Drama yang di adaptasi dari film musikal memiliki judul sama serta di buat guna menghormati peringatan 10 dekade pejuang kemerdekaan. Sudah berputar pada 2009 silam dengan aktor utama Jung Sung Hwa yang memerakan peran serupa di filmnya.

Film ini sebenarnya sudah selesai pada 2019 lalu. Namun karena ada pandemi Covid-19 yang merajalela, barulah di tahun 2023 ini mulai di rilis.

Selain banyak syuting di Korea, ada beberapa adegan syuting di lakukan di negara Latvia agar bisa menggantikan latar kota Vladivostok, Rusia, tahun 1909. Lokasi Ahn Jun Geung berada sebelum dia menembak Perdana Menteri Jepang.

Kemudian, pengambilan gambar juga di lakukan di sana lantaran cukup banyak gedung dari tahun 1900an yang masih berdiri.

Sinopsis dan Review Film Hero

Ahn Jung Geun merupakan seorang pejuang adan aktivis kemerdekaan di Korea yang sangat populer. Seperti saat insiden pembunuhan kepada Perdana Menteri Jepang pertama, Ito Hirobumi serta Residen Jenderal Jepang yang berada di Korea.

Dia diketahui terpergokIto Hirobumi saat datang ke stasiun kereta Harbin, Manchuria, tahun 1909. Ahn Jung Geun kemudian di hukum mati dengan cara di gantung di tahun 1910 karena insiden itu oleh pihak pengadilan kolonial Jepang.

Pertama Kalinya Korea Membuat Film Musikal

Dinilai menjadi film Korea pertama yang sanggup di adaptasi dalam hal musikal, review film Hero ini menceritakan tahun terakhir sosok Ahn Jung Geun. Dia meninggalkan tempat kelahirannya, meninggalkan istri, ibu, serta ketiga anaknya agar bisa membuat gerakan kemerdekaan bagi Korea.

Ahn bersama beberapa teman aktivis kemerdekaan bahkan mengucapkan sumpah darah dengan cara memotong jari keempat di tangan kirinya. Sepak terjang pertamanya agar bisa menciptakan janji darah itu ialah merencanakan tragedi pembunuhan kepada Ito Hirobumi. Yang di nilai memiliki tanggung jawab penuh atas aneksasi Korea.

Sebagai film dengan latar belakang sejarah yang di rangkum dengan beberapa adegan musikal, tentu saja film Hero memiliki tantangann tersendiri. Selain menunjukkan keotentikan semangat sejarah patriotismenya, unsur musikal juga harus dapat sejiwa dan searas dengan narasi yang di perlihatkan.

Maka dari itu, sutradara Yoo Je Kyun membuat beberapa aransemen yang dimasukan ke dalam review film Hero terasa menjadi perpanjangan akting tersebut. Sebab sangat jelas berlatar film musikal, yang jadi daya minat utama ialah melalui beragam lagu.

Maka dari itu, Yoo Je Kyun jadi bersikukuh merekam sejumlah lagunya dengan langsung ketika syuting di mulai. Dengan begitu, realisme yang di peroleh bisa lebih meningkat dan lebih dalam supaya mampu menyampaikan sisi emosional.

Di samping itu juga, dari segi nyanyian solo, syuting film Hero di lakukan dengan waktu sebanyak-banyaknya supaya musik dan drama bisa terkoneksi lebih lancar. Yang pasti sisa lagu lain di rekam melalui post recording ataupun melalui studio rekaman serta teknik lipsync.

Musik dan Akting Tersusun Rapi

Aktor Sung Jung Hwa yang sudah memiliki cukup banyak pengalaman lantaran sebelumnya ikut bermain pada darama musikal. Selain menunjukkan akting bagus pun juga menampilkan skill olah vokal dengan eksplosif. Hal itu sejiwa dengan perannya menjadi pejuang yang memiliki semangat membara agar bisa memberi kemerdekaan untuk tanah kelahirannya.

Review film Hero, selain menampilkan karakter nyata di dalam sejarah, seperti Ito Hirobumi dan Ahn Jung Geun, film satu ini juga menawarkan panggung ke karakter fiksi dengan nama Seol Hee.

Karakter fiksi tersebut di perankan aktris bernama Kim Go Eun yang menjadi dayang permaisuri Myeong Sung, yakni permaisuri terakhir dinasti Joseon. Lalu, sepeninggal Myeong Seong, Seol Hee turut ambil di gerakan kemerdekaan Korea dengan menjadi mata-mata pergerakan tersebut.

Ia merupakan perempuan yang sangat tangguh yang berhasil mengumpulkan beberapa info penting mengenai Jepang serta mendukung gerakan dengan sangat aktif. Seol Hee mampu mendekati Ito Hirobumi dengan cara menyamar sebagai Geisha sembari menyembunyikan identitas aslinya dan melakukan misi rahasia dan juga berbahaya.

Mempertotonkan Kepribadian Wanita yang Cukup Kuat

Kim Go Eun yang memerankannya sukses menunjukkan emosi rumit namun juga bernyanyi seperti mencairkan kesedihan. Dalam film ini, tak hanya muncul Seol Hee yang di tunjukkan menjadi wanita tabah, berani, dan kuat, namun ada pula ibu Ahn Jung Geun, yakni  Jo Maria yang di perankan dengan sangat manis oleh Nam Moon Hee.

Sebagai seorang aktris yang sangat berpengalaman lebih dari 50 tahun berkecimpung di dunia televisi dan perfilman. aktris kawakan ini memainkan perannya sebagai seorang ibu yang tak hanya mencintai anaknya. Tapi lebih daripada itu, dia memperlihatkan baktinya terhadap Korea dengan tulus mendukung putranya yang menjadi pejuang.

Nam Moon Hee khususnya ketika film mendekati akhir, mampu mencuri atensi melalui pertunjukan solonya. Yakni dengan bernyanyi ‘My Beloved Son Thomas’, nyanyian ibu yang dipenuhi kesedihan, keikhlasan, dan juga putus asa.

Review film Hero tak hanya mempertontonkan pengorbanan dan tantangan yang di hadapi oleh Ahn beserta teman-temannya. Namun juga memperlihatkan nasib memprihatinkan bangsa dan rakyat Korea, khususnya diawal ketika Jepang mendarat di Korea.

Dikarenakan 5 bulan paska Ahn Jung Geun membunuh Ito Hirobumi dengan cara menembaknya, Jepang kemudian menganeksasi Korea serta mempertahankan kekuasannya hingga tahun 1945.

Disuguhkan Peran Dan Musik Yang Emosional

Dengan menggunakan khas film musikal, karakteristiknya sangat terasa di mana-mana. Seperti ketika adegan di mana saat latar belakang yang gelap mendadak jadi terang ketika eksekusi Ahn Jung geun. Atau ketika adegan di dalam ball room sebuah hotel yang mulanya terang berubah jadi gelap dan ketika itu Seol Hee bernanyi solo.

Sang sutradara, Yoon, membawakan teknik merubah scene dan suadana memakai tata cahaya seperti panggung pertunjukan. Dengan memakai teknik ini, visualisasi dan sisi emosional yang di dapatkan lebih kuat dan ekspresif.

Di sisi lain, walaupun suasana yang disediakan mayoritas bernuansa sedih dengan dibumbui romansa antara Dong Ha [Lee Hyun Woo] dan Jinju [Park Jin Joo] yang mewakili prajurit muda di pergerakan itu sekaligus membawakan sedikit humor dimana-mana. Dengan ‘bumbu’ itu berhasil membuat suasana sedikit segar di tengah kesedihan serta mencairkan ketegangan dalam suasana film.

Kemudian, timing narasi memang sengaja di buat tidak linear. Yang di mana kisah Ahn Jung Geun serta Seol Hee di tunjukkan dengan cara mengalir bersama-sama. Sehingga mampu membuat narasi yang tersedia lebih maksimal.

Kesimpulan

Review film Hero menyajikan gambaran mengenai perjuangan keras dan juga pengorbanan seluruh pejuang di awal invasi Jepang ke Korea. Lewat musik yang di pertontonkan di dalam film ini, para penonton akan lebih terkoneksi dengan air mata, darah, dan semangat yang di prakarsai Ahn Jung Geun beserta teman-teman seperjuangannya.

Film Hero ini bisa kamu tonton di bioskop Indonesia mulai tanggal 11 Januari 2023 sekaligus bisa menjadi referensi bagi kamu yang doyan drama musikal sekaligus pengetahuan sejarah.

Comments